Rabu, 05 November 2014

Pengertian Dan Sejarah Internet

Nama  : Dian Eriyany
NPM  : 2pa08



           Internet (Interconnected-network ) merupakan sekumpulan jaringan yang menghubungkan berbagai macam situs. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan seluruh Dunia.

         Jaringan yang membentuk internet bekerja berdasarkan suatu set protocol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengamati lalu lintas dalam jaringan. Protokol standar pada Internetdikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Protokol ini memiliki kemampuan untuk bekerja pada segala jenis komputer tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan. 

      Layanan internet memperlihatkan perkembangan yang sangat pesat karena menawarkan beberapa daya tarik atau keunggulan dibandingkan media lain. Keunggulan tersebut, antara lain sbb :
- Komunikasi Murah - Sumber Informasi yang bervariasi
- Tantangan baru untuk berusaha
- Keterbukaan
- Jangkauan yang tidak terbatas.

    Pada awal mulanya ARPA ( Advanced Research Projects Agency ) didirikan AS(Amerika Serikat) pada tahun 1958 untuk mengarahkan proyek dalam bidang riset dan perkembangan. Lalu pada Bulan Maret tahun 1960 diterbitkan Man-Computer Symbiosis oleh Joseph Licklider.

    Tahun 1962 AT & T mulai mengomersilkan modem bell 103 , kemudian diterbitkan On-Line Man-Computer Communication yang membahas konsep Galatic Network. Tahun 1965 Ted Nelson mencetuskan istilah "hypertext" yang kemudian tercipta sebuah perintah mail. Kemudian pada Tahun 1969 Departemen Pertahanan AS, DARPA (Defense Advanced Research Agency) bekerja sama dengan BBN ( Bolt, beranek dan Newman) untuk membuat riset yang disebut ARPAnet. ARPAnet ( Advanced Research Project Agency), sebuah bagian dalam kementerian pertahanan AS memulai sebuah proyek,yang di satu sisi menciptakan jalur komunikasi yang tak dapat dihancurkan dan di sisi lain memudahkan kerja sama antarbadan riset di seluruh Negeri, seperti juga industry senjata. maka terbentuklah ARPAnet.

   Tahun 1970 pengguna ARPAnet berkembang pesat. Tahun 1972 , Roy Tomlinson menyempurnakan program e-mail. Pada Tahun 1972 lah ikon @ diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan "at" atau "pada". Lalu di Tahun 1973 jaringan ARPAnet mulai dikembangkan di luar AS. Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan gagasan lebih besar yang menjadi cikal bakat pemikiran Internet. Vinton dikenal sebagai "Bapak Internet". Pada Tahun 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin menciptakan Newsgroups pertama yang disebut USENET. Tahun 1982 dibentuk TCP ( Transmission Control Protocol) dan IP ( Internet Protocol). Di Tahun 1992 diluncurkan WWW ( World Wide Web ) oleh CERN (Laboratium Fisika Partikel di Swiss). Dan baru di tahun 1994 Indonesia tersambung dengan layanan internet Komersil. Tahun 1995 sampai 2005 diperkirakan 1 milyar penduduk telah tersambung ke Internet.

   Internet berkembang sangat pesat karena berbagai macam fasilitas yang ada di dalamnya. Fasilitas-fasilitas internet memiliki beberapa tujuan yaitu :

 1. Sebagai media melakukan transfer file Transfer file yang dimaksud adalah untuk melakukan akses     
    pada server lain yang jaraknya jauh, baik secara anonymous FTP (File Transfer Protocol) maupun yang
    bukan anonymous FTP.
 2. Sebagai sarana mengirim surat (email)
 3. Sebagai surat pembelajaran dan pendidikan
 4. Sebagai sarana untuk penjualan atau pemasaran
 5. Melakukan mailing list, newsgroup, dan konferensi Mailing list atau newsgroup digunakan untuk 
     melakukan diskusi online dalam sebuah forum tertentu untuk membahas permasalahan tertentu bagi netter
     (pengguna internet) yang memiliki masalah dan topic yang sama.
 6. Chating Chatting adalah sarana internet yang digunakan untuk berkomunikasi langsung melalui tulisan
     ataupun lisan.
 7. Mesin pencari (search engine) Mesin pencari merupakan fasilitas yang disediakan oleh situs-situs
    tertentu untuk mempermudah pencarian atau pelacakan informasi yang kita butuhkan secara cepat.
 8. Untuk mengirim SMS ke telepon seluler
 9. Sarana entertainment dan permainan
10. Berbagi pakai file
11. Menyimpan file multimedia seperti, audio, foto, dokumen, maupun video
12. Menjalin persahabatan / mencari teman baik local maupun mancanegara dengan situs jejaring
      sosial. Menyalurkan ide kreatif ide melalui blogging.

   Sekarang inilah Kelebihan dan Kekurangan dari Interne ;
1. Akses 24 jam Akses informasi di Internet tidak dibatasi waktu, karena dengan lingkup global, dunia maya
    yang dihadirkan ‘tidak pernah tidur’. Misainya, saat sebagian besar orang di Yogyakarta terielap ditengah 
    malam, masyarakat di New York justru sedang sibuk-sibuknya bekerja. Perbedaan zone waktu sudah
    tidak lagi menjadi kendala untuk menelusuri data di dunia maya. Responden penelitian yang dilakukan
    lewat Internet bisa memberikan respon atau jawaban sesuai dengan kondisi dan situasi yang dikehendaki
    masing-masing individu.
2. Kecepatan Bila dibandingkan dengan sumber data tradisional, riset melalui Internet jauh lebih cepat,
    karena bersifat real-time. Kita tinggal mengkilk berbagal icon, selanjutnya tinggal menunggu hasil (tentunya
    tergantung pada fasilitas modem dan ISP atau Internet Service Provicer yang dipergunakan). Pencarian
    informasi secara elektronik melalui mesin pencarl (search engines) sangat menghemat waktu, apalagi kalau
    dibandingkan dengan pencarian lewat katalog perpustakaan atau pencarian buku/majalah/jurnal dirak-rak
    perpustakaan. Dalam hal sampling, halaman web juga menjanjikan proses yang lebih cepat dan lebih
    murah.
 3. Kenyamanan Penelitian lewat Internet tidak harus menghadapi berbagai persoalan birokratis, seperti ijin
     dari berbagai instansi untuk keperluan peilgumpulan data, ‘kerahasiaan’ informasi, dan keharusan untuk
     datang sendirl keinstansi bersangkutan. Selain itu, berbagai fitur (features) yang dirancang khusus dan
     user-ftiendly sangat memudahkan peneliti mengakses berbagal situs Internet.
4. Kemudahan akses
    Menjamurnya bisnis warnet (warung Internet) di Indonesia (khususnya di kota-kota besar) membuat
    akses terhadap Internet menjadi lebih mudah. Persaingan antarwarnet dalam hal harga, kecepatan akses, 
    dan fasilitas pendukung lainnya membuat para pengguna Internet lebih nyaman dan mudah memanfaatkan
    Internet untuk keperluan riset maupun tujuan lainnya.
5. Biaya relatif Dibandingkan dengan membeli jurnal asli (misalnya McKinsey Quarterly), penelusuran
    informasi lewat Intemetjauh lebih murah. Apalagi banyak situs yang menyediakan jasa informasi secara
    cuma-cuma. Peneliti tinggal men-download atau mencetak file/naskah tertentu sesuai kebutuhannya.
6. Interaktivitas dan fleksibilitas Topik dan hasil riset bisa didiskusikan melalui sarana mailing list atau chatting
    tertentu. Selain itu, peneliti juga bisa mengikuti perkembangan terbaru atau meminta komentar dan 
    penilaian dari berbagai pihak mengenai hasil penelitiannya.

KELEMAHAN ;

1. Ketergantungan pada jaringan telepon dan Internet Service Provider (ISP) Fasilitas jaringan telepon dan
    ISP sangat berpengaruh terhadap biaya pemakaian Internet dan kemungkinan akses secara keseluruhan.
    Hingga saat ini, biaya penggunaan Internet di Indonesia masih relatif mahal, karena tarif telepon ditentukan
    berdasarkan pulsa yang digunakan, bukannya atas dasar jumlah panggilan (number of calls). Selain itu,
    saluran telepon di Indonesia masih relatif lambat, yang pada gilirannya menyebabkan waktu akses menjadi
    lebib lama dan biaya akses menjadi mahal. Sementara itu, terbatasnya bandwidth sistem transmisi yang
    disediakan ISP dan banyaknya pelanggan yang mengakses pada waktu bersamaan memperparah akses
    terhadap Internet.
2. Selektivitas dan anonimitas Salah satu persoalan dalam riset lewat Internet adalah sulitnya mengidentifikasi
    identitas responden. Setiap orang, termasuk yang bukan target respon, bisa mengisi kuesioner secara
    on-line tanpa bisa dicegah atau dibatasi. Belum lagi -adanya kenyataan bahwa setiap orang bisa memiliki
    sejumlah alamat e-mail berbeda dan belum tentu menggunakan identitas asli. Semua ini membuat riset
    secara on-line harus benar-benar selektif dalam menentukan sampling dan cara responden
    memberikanjawaban.
3. Karakteristik demografis pemakai Internet Berbagai penelitian menunjukkan bahwa Internet lebih efektif
    untuk menjangkau responden yang termasuk kelompok berdaya beli atau berpenghasilan dan
    berpendidikan relatif tinggi. Dengan demikian Internet kurang efektif bagi penelitian yang kelompok
    sampeinya adalah masyarakat golongan menengah ke bawah.
4. Clutter dan “never-ending search” Informasi yang tersedia di Internet sangat besar jumlahnya, namun tidak
    semuanya dibutuhkan. Pencarian tanpa strategi khusus bisa diibaratkan mencari jarum’ * dalam jerami,
    sehingga sang peneliti ‘terjerumus’ ke dalam belantara informasi tanpa ujung. Ini sering membuat peneliti
    pemula di Internet mengalami frustrasi, karena bukannya mendapatkan informasi, tet.api justr’u
    menghabiskan waktu dan uang untuk pencarian yang tak tentu arah. Selain itu, godaan di Internet relatif
    amat besar, terutama bagi mereka yang suka menelusuri situs-situs pornografi, yang ujung-ujungnya
    membuat pencarian informasi menjadi tidak efektif dan lepas kendali.
5. Reliabilitas dan validitas sumber acuan hasil riset Setiap orang bebas membuka homepage sendiri dan
    menampilkan berbagai informasi di sana. Implikasinya, tidak semua data dan informasi yang didapatkan
    lewat Internet andal dan valid untuk dijadikan acuan dalam penelitian. Selain itu, sumber informasi di
    Internet mudah berubah, misainya homepage yang telah berubah atau bahkan sudah tidak ada lagi.
    Akibatnya, peneliti harus selalu mencermati perubahan tersebut bila mengutip sumber bersangkutan.
6. Virus Salah satu masalah yang juga tak katah peliknya adalah risiko terkena virus komputer yang mudah
    menyebar lewat jaringan Internet, baik lewat e-mail maupun file-file yang di-download.

Copy n Win at: http://bit.ly/copy_win


Jaringan yang membentuk internet bekerja berdasarkan suatu set protocol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengamati lalu lintas dalam jaringan. Protokol standar pada Internetdikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Protokol ini memiliki kemampuan untuk bekerja pada segala jenis komputer tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan.

Copy n Win at: http://bit.ly/copy_win
Jaringan yang membentuk internet bekerja berdasarkan suatu set protocol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengamati lalu lintas dalam jaringan. Protokol standar pada Internetdikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Protokol ini memiliki kemampuan untuk bekerja pada segala jenis komputer tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan.

Copy n Win at: http://bit.ly/copy_win

Internet (Interconnected-network ) merupakan sekumpulan jaringan yang menghubungkan berbagai macam situs. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan seluruh Dunia.

Copy n Win at: http://bit.ly/copy_win
Internet (Interconnected-network ) merupakan sekumpulan jaringan yang menghubungkan berbagai macam situs. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan seluruh Dunia.

Copy n Win at: http://bit.ly/copy_win
Internet (Interconnected-network ) merupakan sekumpulan jaringan yang menghubungkan berbagai macam situs. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan seluruh Dunia.

Copy n Win at: http://bit.ly/copy_win
Internet (Interconnected-network ) merupakan sekumpulan jaringan yang menghubungkan berbagai macam situs. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan seluruh Dunia.

Copy n Win at: http://bit.ly/copy_win

Sabtu, 10 Mei 2014

IAD-RELASI



RELASI
Relasi, dalam matematika, adalah hubungan antara dua elemen himpunan. Hubungan ini bersifat abstrak, dan tidak perlu memiliki arti apapun baik secara konkrit maupun secara matematis.
Definisi

Jika terdapat himpunan A dan himpunan B (A bisa sama dengan B), maka relasi R dari A ke B adalah subhimpunan dari A×B.
R_{AB} \subseteq A \times B
Relasi dan fungsi proposisi

Sebuah relasi dapat dikaitkan dengan sebuah fungsi proposisi atau kalimat terbuka yang himpunan penyelesaiannya tidak lain adalah relasi tersebut.
Sebagai contoh, pandang himpunan B = { apel, jeruk, mangga, pisang } dengan himpunan W = { hijau, kuning, orange}. Suatu relasi R dari A ke B didefinisikan sebagai R = {(apel, hijau), (jeruk, orange), (mangga, hijau), (pisang, kuning)}. Terdapat fungsi proposisi w(x, y) = "x berwarna y", yang himpunan penyelesaiannya adalah {(apel, hijau), (jeruk, orange), (mangga, hijau), (pisang, kuning)}, yang tidak lain adalah relasi R.
Relasi A×A
Sebuah relasi A×A, yaitu relasi dari himpunan A kepada A sendiri, dapat memiliki sifat-sifat berikut:
  • Refleksif
  • Irefleksif
  • Simetrik
  • Anti-simetrik
  • Transitif
Kita menyebut relasi R dari A kepada A sebagai relasi R dalam A.
Relasi Refleksif
Sebuah relasi R dalam A disebut memiliki sifat refleksif, jika setiap elemen A berhubungan dengan dirinya sendiri.
\forall_{a \in A}\quad (a,a) \in R
atau
\forall_{a \in A}\quad a R a
Contoh relasi yang memiliki sifat seperti ini adalah relasi “x selalu bersama y.”, dengan x dan y adalah anggota himpunan seluruh manusia. Jelas sekali bahwa setiap orang pasti selalu bersama dengan dirinya sendiri.
Relasi Irefleksif
Relasi R dalam A disebut memiliki sifat irefleksif, jika setiap elemen A tidak berhubungan dengan dirinya sendiri.
\forall_{a \in A}\quad (a,a) \notin R
atau
\forall_{a \in A}\quad \lnot(a R a)
Contoh relasi irefleksif adalah relasi “x mampu mencukur rambut y dengan rapi sempurna.”, dengan x dan y adalah setiap pemotong rambut. Diandaikan bahwa setiap orang hanya dapat mencukur rambut orang lain dengan rapi sempurna, maka relasi ini adalah irefleksif, karena tidak ada seorang tukang cukur a yang mampu mencukur rambutnya sendiri.
Contoh lain dalam himpunan bilangan bulat adalah, relasi < dan > adalah irefleksif.
Relasi Simetrik
Relasi R dalam A disebut memiliki sifat simetrik, jika setiap pasangan anggota A berhubungan satu sama lain. Dengan kata lain, jika a terhubung dengan b, maka b juga terhubung dengan a. Jadi terdapat hubungan timbal balik.
\forall_{a, b \in A}\quad (a,b) \in R 
\rightarrow (b,a) \in R
atau
\forall_{a, b \in A}\quad a R b \rightarrow b R
 a
Sebuah relasi “x + y genap” adalah relasi simetrik, karena untuk sembarang x dan y yang kita pilih, jika memenuhi relasi tersebut, maka dengan menukarkan nilai y dan x, relasi tersebut tetap dipenuhi. Misalnya untuk pasangan (5, 3) relasi tersebut dipenuhi, dan untuk (3, 5) juga.
Relasi Anti-simetrik
Jika setiap a dan b yang terhubung hanya terhubung salah satunya saja (dengan asumsi a dan b berlainan), maka relasi macam ini disebut relasi anti-simetrik.
\forall_{a, b \in A}\quad a \neq b \rightarrow
 ((a,b) \in R \rightarrow (b,a) \notin R)
atau
\forall_{a, b \in A}\quad a \neq b \rightarrow
 (a R b \rightarrow \lnot (b R a))
Dalam kebanyakan literatur biasanya ditulis sebagai kontraposisinya seperti di bawah ini. Keuntungan bentuk ini adalah tidak mengandung negasi, dan hanya mengandung satu implikasi.
\forall_{a, b \in A}\quad (a,b) \in R \wedge 
(b,a) \in R \rightarrow a=b
atau
\forall_{a, b \in A}\quad a R b \wedge b R a 
\rightarrow a=b
Relasi \leqbersifat anti-simetrik, karena 5 \leq 6mengakibatkan \lnot (6 \leq 5). Demikian juga jika ada p dan q yang terhadap mereka berlaku p \leq qdan q \leq pberarti p = q.
Relasi Transitif
Sebuah relasi disebut transitif jika memiliki sifat, jika a berhubungan dengan b, dan b berhubungan dengan c, maka a berhubungan dengan c secara langsung.
(a,b) \in R \wedge (b,c) \in R \rightarrow 
(a,c) \in R
atau
\forall_{a, b, c \in A} {a R b \wedge b R c 
\rightarrow a R c}
Sebagai contoh, relasi dua transitif. Misalnya untuk 5, 6, dan 7, berlaku 5 < 6, 6 < 7, dan 5 < 7.
Relasi khusus
Relasi Ekivalen
Sebuah relasi disebut sebagai relasi ekivalen jika relasi tersebut bersifat:
  • Refleksif
  • Simetrik, dan
  • Transitif
Relasi ekuivalen memiliki hubungan erat dengan partisi, yang merupakan alasan mengapa partisi dari sebuah himpunan disebut kelas ekivalen atau kelas kesetaraan.
Orde Parsial
Orde parsial adalah relasi yang bersifat:
  • Refleksif
  • Anti-simetrik, dan
  • Transitif


Sumber;
http://matkdimasfun.blogspot.com/2011/12/relasi-dan-fungsi.html

IAD-Manfaat Radioisotop Bagi Kehidupan Sehari-hari



Manfaat Radioisotop Bagi Kehidupan Sehari-hari

Radioisotop Sebagai Perunut

Bidang Kedokteran

Ca-47, digunakan untuk mengetahui penyakit tulang dan darah.
I-131, digunakan untuk menentukan kelenjar gondok.
K-12, digunakan untuk menentukan penyakit pada otot.
Na-24, digunakan untuk mengetahui penyumbatan darah pada urat.
Tc-99 dan Tl-201, untuk mendeteksi kerusakan jantung.
Xe-133, untuk mendeteksi penyakit paru-paru.
·
Untuk mengetahui keefektifan kerja jantung atau ginjal dengan Sodium-24.
· Menentukan lokasi tumor otak, mendeteksi tumor kelenjar gondok dengan Iodium-131
· Membunuh sel-sel kanker dalam tubuh manusia dengan Kobalt-60.
· Mengobati thrombosis (penyempitan pembuluh darah) dengan Natrium-24.
· Mensteril alat bedah, alat suntik dan alat kedokteran lain dengan sinar gamma.

Bidan Hidrologi
- Untuk mengukur kecepatan aliran air sungai, air tanah, dan minyak pada pipa.
- Untuk mendeteksi kebocoran pipa saluran dalam tanah.
- Untuk menentukan pengendapan lumpur
· Mengukur kecepatan aliran atau debit fluida dalam pipa.
· Menentukan jumlah kandungan air dalam tanah.
· Mendeteksi kebocoran pipa yang terbenam dalam tanah.
· Memeriksa endapan lumpur pelabuhan dan terowongan dan mengukur cara lumpur bergerak
dan terbentuk.
· Mengukur tinggi permukaan cairan dalam suatu wadah tertutup.

Bidang Industri
- Untuk mengetahui pengaruh oli dan aditif selama mesin bekerja

Bidang Kimia dan Biologi
- Untuk menentukan gugus O yang membentuk air pada reaksi esterifikasi dan mempelajari mekanisme reaksi fotosintesis, serta untuk mempelajari kesetimbangan dinamis pada reaksi kesetimbangan.

Radioisotop Sebagai Sumber Radiasi
Bidang Kedokteran
Co-60, untuk penyembuhan penyakit kanker dan bahan sterilisasi alat-alat kedokteran.
R-32, untuk penyembuhan penyakit leukemia.
I-131, untuk terapi kenker kelenjar tiroid.

Bidang Industri
- Untuk bidang radiografi pada pemotretan bagian dalam sebuah benda seperti sinar X, sinar Gamma atau neutron.
- Untuk mengontrol ketebalan pada industry kertas, plastic dan logam.
Mengetahui bocor atau tidaknya pipa logam atau mengukur ketebalan baja dengan sinar
gamma yang dipancarkan Kobalt-60 atau Iridium-192.
· Meneliti kekuatan material dan meneliti gejala difusi dalam logam.
· Mengukur ketebalan bahan (lembar kertas) dengan Strontium-90 atau sinar beta.
· Mengefisiensikan pekerjaan mengeruk lumpur pelabuhan dan terowongan dengan
memasukkan isotop Silikon ke dalam lumpur.
· Pemeriksaan tanpa merusak dengan teknik radiografi.
· Lampu petromaks menggunakan Thorium agar nyala lampu lebih terang

Bidang Pertanian
- Sebagai pemberantasan hama, pembentukan bibit unggul dan penyimpanan.
· Mempelajari unsur-unsur tertentu oleh tumbuhan.
· Memproduksi tanaman dengan karakteristik baru.
· Mengkaji proses fotosintesis dalam tanaman hijau dengan Karbon-14.
· Memandulkan serangga-serangga.
· Mendapatkan bibit unggul dengan radiasi sinar gamma dari Kobalt-60.

Sumber;
http://oktaviyaniayu.blogspot.com/2013/04/manfaat-radioisotop-bagi-kehidupan.html