Sabtu, 10 Mei 2014

IAD-Fungsi



Fungsi (matematika)
Fungsi, dalam istilah matematika adalah pemetaan setiap anggota sebuah himpunan (dinamakan sebagai domain) kepada anggota himpunan yang lain (dinamakan sebagai kodomain). Istilah ini berbeda pengertiannya dengan kata yang sama yang dipakai sehari-hari, seperti “alatnya berfungsi dengan baik.” Konsep fungsi adalah salah satu konsep dasar dari matematika dan setiap ilmu kuantitatif. Istilah "fungsi", "pemetaan", "peta", "transformasi", dan "operator" biasanya dipakai secara sinonim.
Anggota himpunan yang dipetakan dapat berupa apa saja (kata, orang, atau objek lain), namun biasanya yang dibahas adalah besaran matematika seperti
bilangan riil. Contoh sebuah fungsi dengan domain dan kodomain himpunan bilangan riil adalah y=f(2x), yang menghubungkan suatu bilangan riil dengan bilangan riil lain yang dua kali lebih besar. Dalam hal ini kita dapat menulis f(5)=10
Notasi
Untuk mendefinisikan fungsi dapat digunakan notasi berikut.
f : A \rightarrow B
Dengan demikian kita telah mendefinisikan fungsi f yang memetakan setiap elemen himpunan A kepada B. Notasi ini hanya mengatakan bahwa ada sebuah fungsi f yang memetakan dua himpunan, A kepada B. Tetapi bagaimana tepatnya pemetaan tersebut tidaklah terungkapkan dengan baik. Maka kita dapat menggunakan notasi lain.
x \in A
f : x \rightarrow x^2
atau
Fungsi sebagai relasi

Sebuah fungsi f dapat dimengerti sebagai relasi antara dua himpunan, dengan unsur pertama hanya dipakai sekali dalam relasi tersebut.
Domain dan Kodomain

Domain adalah daerah asal, kodomain adalah daerah kawan, sedangkan range adalah daerah hasil
Jenis-jenis fungsi
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/ca/Codomain.SVG/250px-Codomain.SVG.png
Pada diagram di atas, X merupakan domain dari fungsi f, Y merupakan kodomain
Fungsi injektif
Fungsi f: A → B disebut fungsi satu-satu atau fungsi injektif jika dan hanya jika untuk sebarang a1 dan a2  \in Adengan a1 tidak sama dengan a2 berlaku f(a1) tidak sama dengan f(a2). Dengan kata lain, bila a1 = a2 maka f(a1) sama dengan f(a2).
Fungsi surjektif
Fungsi f: A → B disebut fungsi kepada atau fungsi surjektif jika dan hanya jika untuk sebarang b dalam kodomain B terdapat paling tidak satu a dalam domain A sehingga berlaku f(a) = b. Dengan kata lain, suatu kodomain fungsi surjektif sama dengan kisarannya (range).
Fungsi bijektif
Fungsi f: A → B disebut disebut fungsi bijektif jika dan hanya jika untuk sebarang b dalam kodomain B terdapat tepat satu a dalam domain A sehingga f(a) = b, dan tidak ada anggota A yang tidak terpetakan dalam B. Dengan kata lain, fungsi bijektif adalah sekaligus injektif dan surjektif.


Sumber;
http://matkdimasfun.blogspot.com/2011/12/relasi-dan-fungsi.html

IAD-SUMBER ENERGI TUBUH MANUSIA



SUMBER ENERGI TUBUH MANUSIA

Manusia dalam melakukan kegiatan/aktivitas setiap hari membutuhkan energi, baik untuk bergerak maupun untuk bekerja.
Kemampuan tubuh manusia untuk melangsungkan kegiatannya dipengaruhi oleh struktur fisiknya. Tubuh manusia terdiri dari struktur tulang, otot, syaraf, dan proses metabolisme. Rangkah tubuh manusia disusun dari 206 tulang yang berfungsi untuk melindungi dan melaksanakan kegiatan fisiknya, dimana tulang-tulang tersebut dihubungkan dengan sendi-sendi otot yang dapat berkontraksi. Otot-otot ini berfungsi mengubah energi kimia menjadi energi mekanik, dimana kegiatannya dikontrol oleh sistem syaraf sehingga dapat bekerja secara optimal.
Hasil dari proses metabolisme yang terjadi di otot, berupa kumpulan proses kimia yang mengubah bahan makanan menjadi dua bentuk, yaitu energi mekanik dan energi panas. Proses dari pengubahan makanan dan air menjadi bentuk energi.
Adapun penjelasan sebagai berikut:
Bahan makanan yang diproses pada sistem pencernaan yang meliputi Lambung diruai/dihaluskan menjadi seperti bubur,kemudian masuk ke usus halus untuk diserap bahan-bahan makanan tersebut yang selanjutnya masuk ke sistem peredaran darah, menuju ke sistem otot.
Begitu juga dengan udara yang dihirup melalui hidung akan masuk ke paru-paru/sistem pernafasan, dimana zat oksigen yang turut masuk ke paru-paru selanjutnya oleh paru-paru dikirim ke sistem peredaran darah. Selain itu paru-paru berfungsi juga untuk mengambil karbon dioksida dari sistem peredaran darah untuk dikeluarkan dari dalam tubuh. Selanjutnya oksigen yang telah berada di sistem peredaran darah dikirimkan ke sistem otot, yang akan bertemu dengan zat gizi untuk beroksidasi menghasilkan energi.
Selain menghasil energi, proses ini menghasilkan juga asam laktat yang dapat menghambat proses metabolisme pembentukan energi selanjutnya. Selama kebutuhan oksigen terpenuhi proses metabolisme, oksigen sisa yang ada di dalam darah digunakan untuk menguraikan asam laktat menjadi glikogen untuk digunakan kembali menghasilkan energi kembali.
Kemudian bila dilihat dari proses tempat terjadinya pembentukan energi pada tubuh manusia, maka perlu dijelaskan mekanisme pada tingkat sel. Hal ini dipandang perlu, agar konsep pembentukan energi tenaga dalam yang akan diterangkan pada edisi berikutnya dapat dipahami dengan baik.
Bila ditinjau pada tingkat sel, tubuh manusia disusun dari 100 triliun sel dan mempunyai sifat dasar tertentu yang sama. Setiap sel digabung oleh struktur penyokong intrasel, dan secara khbusus beradaptasi untuk melakukan fungsi tertentu. Dari total sel yang ada tersebut, 25 triliun sel merupakan sel darah merah yang mempunyai fungsi sebagai alat tranportasi bahan makanan dan oksigen di dalam tubuh dan membawa karbon dioksida menuju paru-paru untuk dikeluarkan.
Disamping itu, hampir semua sel juga mempunyai kemampuan untuk berkembang biak,
walaupun sel-sel tertentu rusak karena suatu sebab, sel-sel yang tersisa dari jenisnya akan membelah diri secara kontinyusampai jumlah yang sesuai/membentuk seperti semula. Semua sel menggunakan oksigen sebagai salah satu zat utama untuk membentuk energi, dimana mekanisme umum perubahan zat gizi menjadi energi di semua sel pada dasarnya sama.
Bahan makanan yang berupa karbohidrat, lemak, dan protein yang dioksidasi akan menghasilkan energi. Energi dari
karbohidrat, lemak, dan protein semuanya digunakan untuk membentuk sejumlah besar Adenosine TriPosphate (ATP), dan selanjutnya ATP tersebut digunakan sebagai sumber energi bagi banyak fungsi sel. Bila ATP di urai secara kimia sehingga menjadi Adenosine DiPosphate (ADP) akan menghasilkan energi sebesar 8 kkal/mol, dan cukup untuk berlangsungnya hampir semau langkah reaksi kimia dalam tubuh. Beberapa reaksi kimia yang memerlukan energi ATP hanya menggunakan beberapa ratus kalori dari 8 kkal yang tersedia, sehingga sisa energi ini hilang dalam bentuk panas. Beberapa fungsi utama ATP sebagai sumber energi adalah untuk mensintesis komponen sel yang penting, kontraksi otot, dan transport aktif untuk melintasi membran sel.
Bila dilihat secara persentase, energi yang menjadi panas sebesar 60% selama pembentukan ATP, kemudian lebih banyak lagi energi yang menjadi panas sewaktu dipindahkan dari ATP ke sistem fungsional sel. Sehingga hanya 25% dari seluruh energi dari makanan yang digunakan oleh sistem fungsional sel.
Dan walaupun demikian, sebagian besar energi ini juga menjadi panas karena:
• Energi untuk sistesis protein dan unsur-unsur pertumbuhan lain. Bila protein disintesis menyebabkan banyak ATP digunakanuntuk membentuk ikatan peptida dan ia menyimpan energi dalam rantai ini, terdapat pertukaran protein secara terus-menerus, sebagian didegradasi dan sementara protein lainnya dibentuk. Energi yang disimpan dalam ikatan peptida dikeluarkan dalam bentuk panas ke dalam tubuh.
• Energi untuk aktivitas otot. Sebagian besar energi ini dengan mudah melawan viskositas otot itu sendiri atau jaringan
sekelilingnya sehingga anggota badan dapat bergerak. Pergerakan liat ini menyebabkan gesekan dalam jaringan akan
menimbulkan panas.
• Energi untuk jantung memompa darah. Darah merenggangkan sistem arteri sehingga menyebabkan resevoar energi potensial.
Pada saat darah mengalir melalui pembuluh darah kapiler, gesekan dari lapisan darah yang mengalir satu sama lain terhadap dinding pembuluh mengubah energi ini menjadi panas.
Oleh karena itu, dapat dikatakan semua energi yang digunakan oleh tubuh diubah menjadi panas, kecuali di otot yang digunakan untuk melakukan beberapa bentuk kerja di luar tubuh.
Sumber;
http://rivokempoel.wordpress.com/2010/04/01/sumber-energi-tubuh-manusia/

IAD-PROPOSISI



PROPOSISI

1.proposisi kategorik standar yaitu adalah proposisi yang memiliki keempat unsur yang telah disebutkan sebelumnya, yaitu pembilang (quantifier), subjek, kopula, dan predikat,sejak semula aritoles tlah bedakan proposisi kategorik dpt d bedakan dgn 2 jenis: 1.yg menyatakan bahwa ada hubungan yg mengiakan antara subject dan predikat dlm proposisi yg bersangkutan, 2.yg menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara subject dan predikat dalam proposisi yg bersangkutan jenis tersebut di sebut proposisi Negatif
3.penalaran langsung adalah penalaran yang memberlakukan atribut-atribut khusus untuk hal-hal yang bersifat umum . Penalaran ini lebih banyak berpijak pada observasi inderawi atau empiri. contoh:-Harimau berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan
-Ikan Paus berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan-kambing berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan-sapi berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan-gajah berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan.kesimpulan —> Semua hewan yang berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan
penalaran tidak langsung adalah merupakan penalaran yang beralur dari pernyataan-pernyataan yang bersifat umum menuju pada penyimpulan yang bersifat khusus.Contoh:-Laptop adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi
-DVD Player adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi-televisi/TV adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi-kipas angin adalah adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi-kipas angin adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi-Rece cooker adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi
4.trem adl proposisi logika ialah penunjukan cakupan luas/sebaran term dr suatu subjek atau predikat dlm proposisi contoh: Invertend,semua filsuf adl manusia
Inverse,sebagian bukan-filsuf adl bukan manusia Invertend,semua filsuf bukan kera
Inverse,sebagian bukan-filsuf adl bukan bukan-kera Invertend, semua filsuf adl ilmuan
Invertend,sebagian bukan-filsuf adl bukan ilmuan
5.-proposisi Universal afirmatif disebut proposisi A,di ambil dr huruf pertama kata latin Affirmo. contoh:semua S adl P.
-proposisi Universal negatif disebut proposisi E,diambil dari huruf dua kata latin nEgo. contoh:semua S bukan/tidak P.
-proposisi Partikular afirmatif disebut proposisi I,diambil dari huruf keempat kata latin affIrmo contoh:sebagian S adl P.
-proposisi Partikular negatif disebut proposisi O,diambil dari huruf keempat kata latin nEgo contoh:sebagian S bukan/tidak P.

Sumber;
http://madib.blog.unair.ac.id/philosophy/proposisi-kategorik-standar/

IAD-LOGIKA



LOGIKA

1. pengetahuan tt kaidah berpikir;
source: kbbi3
2. jalan pikiran yg masuk akal: keterangan saksi tidak ada -- nya;
-- bernilai majemuk sistem logika yg dl penafsiran dalilnya mengandung lebih dr dua makna atau secara umum mengandung sejumlah makna pasti atau tidak pasti; -- deduktif alur berpikir dng menarik kesimpulan mulai dr yg umum menuju kpd yg empiris atau hal yg khusus; -- formal metodologi berpikir yg berkenaan dng struktur atau bentuk logika melalui abstraksi isi pemikiran yg merumuskan hukum dan asas yg disyaratkan untuk mencapai hasil yg berlaku dl mendapatkan pengetahuan melalui penarikan kesimpulan yg bagian-bagiannya dipertalikan dng isi tsb; -- induktif alur berpikir yg menarik kesimpulan mulai dr pengalaman empiris menuju kpd yg umum atau general; -- matematik penggunaan metode matematik dan suatu bahasa istimewa berupa lambang dan rumus di bidang logika formal; -- simbolik logika matematik
source: kbbi3
Visual ArtiKata




Sumber;